Wajah manis tertunduk layu
Dikerumunan kontemplasi diri
Serbuan jarum kata membuncahkan ingatan
Tiga tahun silam puisi cahaya
Dituliskan menandai asa
Berat nian pilihan, oh sang guru
Tak ada tempat cacat cela
Diminta kelaziman semua
Sempurna guru dan ibu
Manusia menjelma guru
Digugu dan ditiru
Tumpah tuntutan dilimpahkan
Tumpuan panjang nafas dipasangkan
Aku guru
Lima
anak kucinta
Kutimang kusayang
Kubuai dekapan akal dan makna
Oh sang guru
Jadilah guru sejati sebagai ibu



Tidak ada komentar:
Posting Komentar